6 Pengobatan Medis untuk Kanker Mata

Kanker mata termasuk salah satu jenis penyakit yang membahayakan. Pada umumnya, penyakit ini ditandai oleh beberapa gejala seperti perubahan ukuran pupil, iritasi, atau rasa nyeri pada mata. Apabila sudah sering mengalami gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan pada tim medis untuk memastikan kondisi kesehatan Anda. Namun, apabila kanker mata telah diderita, ada 6 pengobatan yang bisa dilakukan:

 

Operasi

Pada kasus tertentu, mengatasi masalah ini dapat dilakukan dengan cara operasi. Sebelum melakukan tindakan operasi, Pasien akan menjalani serangkaian pemeriksaan dan mendapat pertanyaan mengenai seputar riwayat kesehatan. Operasi pengobatan kanker mata sendiri dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan melakukan beberapa jenis pembedahan, seperti iridektomi, reseksi transkleral, iridosikletomi, enukleasi, iridotrabulektomi, dan eksenterasi mata. Untuk program operasi mata, dokternya tidak boleh sembarang karena ada sejumlah risiko berbahaya yang harus ditanggung oleh pasien, seperti pendarahan, infeksi, nyeri, penggumpalan darah, serta sulit buang air besar dan buang air kecil.

 

Terapi laser

Terapi laser dilakukan untuk menghancurkan jaringan kanker dengan cara mengarahkan sinar laser langsung ke mata. Terapi ini biasa dilakukan pada pasien penderita intraocular melanoma. Ada beberapa efek samping dari pengobatan ini, seperti penyumbatan pembulu darah di mata dan perdarahan.

 

Kemoterapi

Kemoterapi berfungsi untuk menghentikan dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Kemoterapi juga sering dilakukan setelah tindakan operasi atau terapi radiasi. Hal ini bertujuan untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa atau memaksimalkan efek pengobatan sebelumnya. Meski kemoterapi sangat membantu dalam mengatasi masalah indra penglihatan, ada efek samping yang mungkin terjadi, seperti mual, muntah, rambut rontok, dan kelemahan tubuh.

 

Radioterapi

Cara lain yang dilakukan untuk pengobatan kanker mata yaitu dengan radioterapi. Tindakan ini merupakan upaya meminimalisir terjadinya kebutaan atau komplikasi. Teknik pengobatannya yaitu dengan cara menembakkan sinar-X berenergi tinggi pada jaringan kanker. Pada umumnya, terapi ini memerlukan alat bantu berupa pelat radioaktif berukuran kecil.

 

Krioterapi

Bagi penderita retinoblastoma yang masih berukuran kecil, krioterapi dapat menjadi pilihan yang tepat dalam membantu proses penyembuhan. Metode pengobatan yang satu ini dilakukan dengan cara membekukan dan membunuh sel tumor.

 

Obat-obatan

Obat apa saja yang bisa dikonsumsi penderita kanker mata? Biasanya dokter akan memperkirakan keadaan pasien terlebih dahulu untuk menentukan obat apa yang harus dikonsumsi. Namun, dalam beberapa kasus biasanya diberikan obat ipilimumab dan pembrolizumab. Oya, jangan gunakan obat-obatan herbal untuk mengobati kanker mata karena belum terbukti keefektifannya. Selain itu, obat herbal yang belum terdaftar di BPOM RI dikhawatirkan malah menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Ada baiknya konsultasikan kepada dokter dahulu dalam penggunaan obat-obatan.

 

Inilah 6 pengobatan medis yang digunakan untuk mengobati kanker mata. Mendeteksi gangguan mata ini lebih cepat dapat memberikan peluang untuk memperoleh kesembuhan. Oleh karena itu, saat memiliki berbagai gejala yang mengkhawatirkan ada baiknya segera lakukan pemeriksaan dengan cepat dan tepat. Namun, jika mata Anda masih dalam kondisi sehat, minimalisirlah risiko kanker mata dengan cara menghindari paparan sinar matahari terlalu lama dan menggunaan kaca mata anti radiasi saat matahari sedang terik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *